Review

Saturday, March 3, 2018

[K-Movie Review] V.I.P (2017)


Saat membaca artikel mengenai penggarapan film ini dan pemain-pemain yang ada di dalamnya, yang membuat saya paling excited adalah fakta kalau Lee Jong Suk akan memerankan tokoh psikopat yang merupakan anak dari pejabat Korea Utara. Bagi saya, Lee Jong Suk adalah pilihan yang tepat untuk karakter tersebut. There’s something villainous about his face.

Karena selama ini saya hanya menonton Lee Jong Suk sebagai sosok cowok baik-baik yang selalu membela kebenaran, maka karakter ini adalah karakter yang benar-benar berbeda dan sangat menarik. Tidak ada keraguan dari dalam diri saya mengenai apakah ia akan menaklukan peran ini atau tidak, karena saya yakin dengan wajah yang mendukung – wajah yang sadis terselubung ya maksudnya, bukan wajah yang cakep – dan kemampuan acting yang cukup mumpuni, ia pasti bisa memainkan peran di “V.I.P” dengan baik. Dan nyatanya, dugaan saya benar – setidaknya dari perspektif saya.

“V.I.P” menceritakan kisah mengenai seorang psikopat bernama Kim Gwang Il (Lee Jong Suk) yang merupakan anak dari pejabat berkedudukan tinggi di Korea Utara. Detektif kepolisian Korea, Chae I Do (Kim Myung Min) berusaha untuk menangkap Kim Gwang Il yang telah melakukan pembunuhan serial di beberapa Negara, sementara agen Badan Intelijen Korea Park Jae Hyuk (Jang Dong Gun) justru harus menyelamatkan Kim Gwang Il karena perjanjian yang dibuatnya dengan Interpol Amerika. Sementara mantan polisi Korea Utara, Lee Dae Beom (Park Hee Soon) memiliki agenda sendiri.

Too gruesome. Adegan-adegan pembunuhan yang ditayangkan di film ini sungguh eksplisit dan sangat menjijikan plus menyedihkan. Bagi kalian yang benci adegan-adegan pembunuhan eksplisit dan sadis, lebih baik skip aja film ini. Ada beberapa adegan yang saya tak sanggup liatnya. Padahal, saya termasuk orang yang biasa-biasa saja saat menonton film “Killers” dan “The Raid.” Entah kenapa adegan pembunuhan di film ini kesannya lebih sadis dan gamblang. Yang ada dalam pikiran saya adalah: “Gimana syutingnya ya? Ko bisa kaya real  gitu.”

Anw, disamping adegan-adegan pembunuhan sadis, “V.I.P” menyuguhkan cerita yang menarik. Di sepanjang film, saya penasaran mengenai bagaimana nasib Kim Gwang Il nantinya, apakah ia akan bebas dari perbuatan-perbuatan bejat yang dilakukannya atau ia tak akan bisa lagi memanfaatkan “privilege”-nya sebagai anak pejabat.

Meskipun Lee Jong Suk dikelilingi dengan beberapa aktor terkenal yang kemampuannya sudah tidak perlu diperdebatkan lagi, bagi saya ia justru menjadi sosok yang paling bersinar di film ini.  I will never see him the same way again after this movie. Lee Jong Suk membuktikan kalau dia ga cuman modal tampang dan badan doang. Saya sih berharapnya dia akan memainkan lebih banyak karakter-karakter seperti ini di masa mendatang. Karena menurut saya, karakter seperti ini dapat lebih menunjukkan kemampuan acting-nya, dibanding karakter-karakter dia di serial-serial drama populer.

Lee Jong Suk as Kim Gwang Il
Walau Lee Jong Suk berhasil membuat saya kagum dengan permainan wataknya, peran favorit saya dalam film ini adalah Chae I Do, yang dimainkan oleh aktor Kim Myung Min. Keren banget coy doi mainnya. Perannya di film ini benar-benar membuat saya, sebagai penonton, mendukungnya sepenuh hati. Hail Chae I Do! Thank you for being the greatest police detective

Chae I Do and his team members

To sum up, film ini cocok banget untuk kalian yang suka menonton film-film gory/thriller. Untuk yang tidak kuat liat darah dan bacok sana-sini, mending di-skip aja daripada ga nafsu makan dan mimpi buruk.

Untuk yang tertarik nonton film ini, sila klik link berikut -> V.I.P.

No comments:

Post a Comment