Review

Friday, February 23, 2018

[K-Movie Review] Han Gong Ju (2013)



“The world ain't all sunshine and rainbows.”

Pernah dengan kutipan di atas? Menurut saya, kutipan di atas adalah kutipan yang tepat untuk menggambarkan kisah yang disuguhkan dalam film Han Gong Ju. Film ini menegaskan kalau Korea Selatan tidak melulu menjadi Negara yang sempurna dan Negara yang selalu menawarkan mimpi indah, Negara ini juga menjadi saksi beberapa peristiwa menyesakkan.


Film Han Gong Ju adalah bukti dari kelamnya dunia pendidikan dan sistem peradilan di Korea. Menonton film ini membuat saya sadar kalau tidak semua murid sekolah bisa merasakan indahnya masa-masa tersebut.

“Han Gong Ju” terinspirasi dari kasus pemerkosaan berkelompok Miryang yang terjadi tahun 2004 silam. Film ini menceritakan kisah sesosok murid perempuan bernama Han Gong Ju (Chun Wo Hee) yang harus berjuang melawan kisah kelam masa lalunya saat pindah ke sekolah yang baru.

Dari menit pertama film ini saya sudah bisa merasakan kesepian dan kesedihan yang dialami Han Gong Ju. Biarpun film ini tak memiliki banyak dialog, namun ekspresi Chun Wo Hee dan pengambilan gambar berhasil mendeskripsikan apa yang dirasakan oleh Han Gong Ju dan betapa tidak adilnya sistem yang ada.


Film ini membuat saya sadar kalau kehidupan pendidikan di Korea tak selalu indah. Sama saja seperti kehidupan sekolah di Negara-negara lain, Korea pun tak lepas dari kasus bullying. Film ini seolah-olah ingin menegur sistem peradilan yang bobrok dan hanya berpihak kepada dia yang berada dan dia yang memiliki jabatan tinggi.

“Han Gong Ju” berhasil meraih beberapa penghargaan, termasuk penghargaan untuk Aktris Terbaik dan Sutradara Baru Terbaik dalam gelaran 2014 (35th) Blue Dragon Film Awards. Film ini juga ditayangkan di beberapa festival film.

Bagi kalian yang tertarik menonton film ini, boleh klik disini ya -> Han Gong Ju.

Wednesday, February 21, 2018

Thoughts on Cheese in the Trap Movie Trailer

Disclaimer: posting-an ini adalah tulisan yang sangat memihak, jadi sebelumnya saya minta maaf kalau ada pihak-pihak yang tidak setuju dengan pandangan saya di bawah ini #tssah.

Trailer film “Cheese in the Trap” akhirnya dirilis juga. Sebelum membicarakan lebih lanjut mengenai film yang diadaptasi dari webtoon populer dengan judul yang sama ini, ada baiknya kita melihat trailer-nya. Yuk. Mari.


Bagi saya, film ini adalah versi tua-nya, alias older version-nya serial drama “Cheese in the Trap.” Pemain-pemainnya udah tua coy. Entah kenapa, feel-nya kurang dapet kalo kata saya. Mungkin karena saya sudah cukup puas dengan penggambaran karakter-karakter “Cheese in the Trap” di serial-nya kali ya. Menurut saya pemilihan pemain dalam serial “Cheese in theTrap” itu sudah pas banget. Dari mulai Yoo Jung sunbae, Hong Seol sampai dengan karakter-karakter “sampingan” seperti Oh Young Gon dan Son Min Soo. Semua aktris dan aktor berhasil menyuguhkan vibe anak kuliahan dan membuat saya sebagai penonton ikut merasakan lika liku kehidupan kuliah. Sedangkan dalam trailer ini saya tidak bisa merasakannya. Menurut saya pemilihan pemainnya kurang tepat, kecuali Park Hae Jin sebagai Yoo Jung yang memang sudah pas banget.

Tapi sekali lagi, ini kan cuma trailer ya, kali aja setelah menonton filmnya saya justru akan berubah pikiran, secara yang main di film ini kan aktor dan aktris yang kemampuan acting-nya sudah tidak diragukan lagi.

Film ini sendiri akan mulai tayang di bioskop Korea pada tanggal 14 Maret mendatang. Semoga saja tayang di bioskop Indonesia juga.

Monday, February 19, 2018

[MUSIC & LYRICS] OKDAL’s A Strange Era

Anyeong! Can you believe that it’s Monday already and it’s almost the end of February. Days go by really fast, whether you love every minutes of it or not. It is still a mystery to me how we only have 24 hours in a day.

Anyway, I’m currently having a huge crush on one of OKDAL’s pieces. It’s called “A Strange Era.” I find the lyrics of this song really helping and comforting me when I’m in the middle of mental breakdown.

Hopefully this post will also help whoever out there who are in dire need of getting encouragement and a “virtual” pat on the shoulder.



A Strange Era

A friend I met yesterday said this…
If you shut your eyes, ears and mouth,
You’ll be happy
You’re a small, tiny piece of a cog
You’re really nothing
There’s no time to even be conquered by love
We’re living hard in a strange era

With the last 190 dollars in my bank account
Where should I go?

Don’t cry, that will change nothing
Don’t cry, just live like a shadow
Stay still, be quiet and don’t stand out
Then you’ll be happier than you are right now

Seeing the letters that won’t change
You imagined writing it anew again
There’s no time to even be conquered by love
We’re living hard in a strange era

With the last 190 dollars in my bank account
Where should I go?

Don’t cry, you can’t change it
Don’t cry because you were doing nothing
If you shut your eyes, ears and mouth
They say that you’ll be happier

If we have to walk in the center of this world alone
Then opening our eyes, listening and speaking up
Will make things better
Then we live our lives slowly

Friday, February 16, 2018

[K-Movie Review] Along with the Gods: The Two Worlds


Akhirnya bisa nonton film ini juga. I can say that it did not disappoint me even though it was slightly below my expectation. Bingung ga tuh? Film ini memang ga mengecewakan sih, tapi sebagai salah satu orang yang sudah menunggu lama dan ga sabar nonton film ini sejak kabar mengenai casting pemain dan lain-lain, film ini engga se-WOW yang saya harapkan. Tapi bukan berarti jelek ya, filmnya bagus, pemainnya bagus, efeknya pun keren, hanya entah kenapa bagi saya, ga ada hal yang bisa buat saya menggeleng-gelengkan kepala saking amaze-nya sama film ini. Mungkin karena saya nontonnya di rumah dan bukan di bioskop kali ya.

Anw, kalau dibilang apakah saya merekomendasikan film ini? Tentu saya merekomendasikannya, terutama untuk kalian-kalian yang suka baca komik, secara film ini kan diangkat dari webtoon populer.

“Along with the Gods: The Two Worlds” menceritakan kisah seorang pemadam kebakaran bernama Kim Ja Hong (Cha Tae Hyun) yang meninggal dan harus menjalani tujuh persidangan di alam baka sebelum akhirnya dijatuhi putusan apakah dia boleh be-reinkarnasi atau tidak. Selama persidangan tersebut, Kim Ja Hong ditemani oleh tiga wali-nya, yaitu Gang Rim (Ha Jung Woo), Hae Won Maek (Ju Ji Hoon) dan Lee Deok Choon (Kim Hyang Gi).

Dari segi cerita, film ini memiliki banyak pesan moral di dalamnya, karena melihat persidangan-persidangan di alam baka membuat kita sadar kalau mungkin kita akan melalui hal yang serupa nanti dan membuat saya pribadi mengevaluasi diri saya.

a star-studded cast of Along with the Gods: The Two Worlds for High Cut Magazine

Sementara dari segi pemain, sudah tidak perlu diperdebatkan lagi, semuanya keren dan berhasil memerankan karakter masing-masing. Favorit saya sih Ju Ji Hoon. Entah kenapa karakternya sebagai Hae Won Maek mengingatkan saya kepada karakter Sagara Sanosuke di komik Samurai X. Mungkin karena keduanya sama-sama nyeleneh dan memiliki senjata yang serupa.

Ju Ji Hoon as Hae Won Maek

Sementara untuk segi efek, film ini sudah cukup menggambarkan dengan keren bagaimana kira-kira pemandangan di alam baka serta “hukuman-hukuman” yang harus dilalui para manusia berdosa di dalamnya.


Oh iya, film ini ada dua part dan ini adalah bagian yang pertama, tapi jangan khawatir, akhir dari film ini sudah cukup menjawab pertanyaan-pertanyaan penonton kok, meskipun ada beberapa pertanyaan yang masih menggantung.

Buat chingudeul yang mau menonton film “Along with the Gods: The Two Worlds” boleh klik di link berikut ya -> "Along with the Gods: The Two Worlds"

Selamat menjelajahi dunia Raja Yeomra!

Wednesday, February 14, 2018

[At a Glance] Youn’s Kitchen Season 2


Siapa yang suka masak? Siapa yang suka makan? Siapa yang suka lihat pemandangan indah kota kecil di tepi laut dengan penduduk-penduduknya yang friendly? Siapa yang suka liat Park Seo Joon olahraga pagi dengan background pemandangan laut? (Saya! Saya!)

Kalau kalian merupakan penyuka salah satu hal di atas, maka menonton Youn’s Kitchen Season 2 dapat menjadi salah satu opsi untuk menghabiskan long weekend mendatang.



Musim kedua acara reality “Youn’s Kitchen” tak kalah menarik dari musim pertama acara ini. Bahkan, menurut saya nih, Season ke-2 “Youn’s Kitchen” lebih menarik. Apakah karena ada sosok Park Seo Joon disitu? Tidak juga. Mungkin karena di Season ke-2 ini konsep-nya sudah lebih rapih dan makanan-makanan yang ditawarkan pun lebih “berkelas” dibandingkan musim pertama acara ini. Dan satu lagi kelebihan Season ke-2: kota dimana Youn dan para staff-nya membuka restoran, which is Garachico. Men, kalo saya banyak duit, saya udah mau terbang sepertinya ke kota kecil ini. This city is almost like a city people told in story book. Keindahan kota kecil ini dan kemahiran PD Na Young Seok mengedit dan menambahkan soundtrack pada setiap shot pemandangan yang diambil sukses melahirkan beberapa magical moments yang terkadang membuat saya lupa kalau saya sedang menonton acara reality.

Anw, di season ke-2 ini, Youn Yuh Jung masih menjadi chef dan owner Youn’s Kitchen, sementara Lee Seo Jin membantunya sebagai wakil direktur dan Jung Yu Mi membantunya sebagai asisten chef. Bagaimana dengan Park Seo Joon? Aktor tampan ini bekerja sebagai pekerja paruh waktu yang menghabiskan waktu untuk melayani para tamu dan membuat hidangan dessert di dapur.

Sedikit out of topic nih, melihat Park Seo Joon di sini membuat saya semakin mengagumi sosok aktor ini. Dia benar-benar bekerja keras sebagai pekerja paruh waktu, mulai dari melap meja, tempat sendok, sampai gelas, untuk memastikan kalau apapun yang dihidangkan ke meja tamu sudah bersih mengkilap. Bahkan, Youn Yuh Jung dan Lee Seo Jin juga memuji Park Seo Joon loh. Mereka bilang Park Seo Joon tak seperti aktor-aktor lain yang seumur dengannya.


Kembali ke “Youn’s Kitchen,” di season ke-2 nya, restoran ini memiliki varian masakan yang lebih bersifat “masakan restoran.” Saya sarankan kenyangkan dulu perut sebelum menonton acara ini, karena setiap masakan yang disajikan di “Youn’s Kitchen” selalu berhasil membuat saya ngiler.

Jika tertarik menonton acara ini sila klik link berikut -> Youn’s Kitchen Season 2.